Thursday, November 13, 2008

HIV/AIDS di Salatiga

Sore, masih di kantor, mau pulang tapi keduluan ma hujan deres banget. Nyempetin baca2 koran sambil membunuh waktu. ketemu satu judul yang mengusik pikiran di harian Suara Merdeka, halaman Salatiga, edisi 12 Nopember 2008. "Salatiga Peringkat Ke-6 HIV/AIDS Jateng" begitu judul artikel tersebut, "Kota Salatiga menempati peringkat ke-6 untuk kasus HIV/AIDS di seluruh kota dan kabupaten di Jawa Tengah. Salatiga hanya kalah dari Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Banyumas, Kota Solo, dan Kabupaten Jepara. Hingga November ini, ditemukan 75 kasus HIV/AIDS di Kota Salatiga, dengan 51 penderita laki-laki dan 18 penderita perempuan". ( artikel selengkapnya dapat dibaca di www.suaramerdeka.com ). Sebuah "prestasi" yang sama sekali takpatut dibanggakan.
HIV (human immunodeficiency virus) atau bisa juga diterjemahkan sebagai "virus yang menyebabkan rusaknya sistem imun/kekebalan manusia". HIV merupakan penyebab dasar dari AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome) atau bisa juga diterjemahkan menjadi "penyakit yang disebabkan karena rusaknya sistem kekebalan tubuh pada manusia". Seseorang yang terjangkiti oleh HIV, akan rentan terhadap segala bentuk infeksi. Meski laju dari perkembangan virusnya dapat dihambat dengan ilmu kedokteran modern saat ini, tetapi penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan. dan sampai saat ini telah membunuh lebih dari 25 juta jiwa di seluruh dunia, dengan persentase terbesar di Afrika Sub-Sahara.
Karena sampai saat ini, AIDS belum benar-benar disembuhkan. Maka cara terbaik adalah mencegah penularannya. Karena sebagian besar penularannya melalui hubungan seks, maka cara terbaik adalah menggunakan kondom. Itu kalo kamu penganut seks bebas dan senang gonta-ganti pasangan, karena kalo adalah pangsa pasar untuk produk kondom! perlu kamu ketahui bahwa propaganda penggunaan kondom sebagai alat pencegahan penularan HIV/AIDS adalah para produsen kondom, dan tentu saja mereka ingin produknya laku keras dengan cara apa saja!
Kalo kamu ga pingin ketularan HIV/AIDS, ya jangan melakukan seks bebas! ya jangan pake narkoba! ga peduli pake suntikan apa enggak! mencegah itu lebih penting kan?
Jangan nunggu "nasi terlanjur jadi bubur", kalo nasi beneran sih masih bisa dimakan, kalo hidup kamu yang belepotan, hancur, kamu ga bakalan bisa mundur lagi ke belakang...

No comments: